Lompat ke konten

Surah Ath-Thariq

    وَٱلسَّمَآءِ وَٱلطَّارِقِ

    Arab-Latin: was-samā`i waṭ-ṭāriq

    Artinya: 1. Demi langit dan yang datang pada malam hari,

    وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلطَّارِقُ

    wa mā adrāka maṭ-ṭāriq

    1. tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

    ٱلنَّجْمُ ٱلثَّاقِبُ

    an-najmuṡ-ṡāqib

    1. (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

    Mau pahala jariyah & rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang!

    إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ

    ing kullu nafsil lammā ‘alaihā ḥāfiẓ

    1. tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.

    فَلْيَنظُرِ ٱلْإِنسَٰنُ مِمَّ خُلِقَ

    falyanẓuril-insānu mimma khuliq

    1. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

    خُلِقَ مِن مَّآءٍ دَافِقٍ

    khuliqa mim mā`in dāfiq

    1. Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

    يَخْرُجُ مِنۢ بَيْنِ ٱلصُّلْبِ وَٱلتَّرَآئِبِ

    yakhruju mim bainiṣ-ṣulbi wat-tarā`ib

    1. yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

    إِنَّهُۥ عَلَىٰ رَجْعِهِۦ لَقَادِرٌ

    innahụ ‘alā raj’ihī laqādir

    1. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).

    يَوْمَ تُبْلَى ٱلسَّرَآئِرُ

    yauma tublas-sarā`ir

    1. Pada hari dinampakkan segala rahasia,

    فَمَا لَهُۥ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ

    fa mā lahụ ming quwwatiw wa lā nāṣir

    1. maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.

    وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجْعِ

    Arab-Latin: was-samā`i żātir-raj’

    Artinya: 11. Demi langit yang mengandung hujan

    وَٱلْأَرْضِ ذَاتِ ٱلصَّدْعِ

    wal-arḍi żātiṣ-ṣad’

    1. dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,

    إِنَّهُۥ لَقَوْلٌ فَصْلٌ

    innahụ laqaulun faṣl

    1. sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.

    وَمَا هُوَ بِٱلْهَزْلِ

    wa mā huwa bil-hazl

    1. dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.

    إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا

    innahum yakīdụna kaidā

    1. Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

    وَأَكِيدُ كَيْدًا

    wa akīdu kaidā

    1. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.

    فَمَهِّلِ ٱلْكَٰفِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًۢا

    fa mahhilil-kāfirīna am-hil-hum ruwaidā

    1. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.
      Referensi : https://tafsirweb.com/37348-surat-ath-thariq-lengkap.html